Mengetahui 3 Perbedaan Oli Transmisi dan Oli Gardan pada Mesin Mobil

    Kemudian, oli gardan memiliki tekstur dengan tingkat kekentalan yang tinggi. Tingkat kekentalan yang lebih besar ini disesuaikan dengan komponen mesin gardan yang memiliki celah sempit antara roda gigi.

    Karena berhubungan langsung dengan as roda, oli gardan memainkan peran penting sebagai penggerak roda. Meski memiliki kinerja yang cukup berat, tetapi tetap terasa lebih halus.

    Prinsip Kerja

    Prinsip kerja merupakan salah satu faktor yang menjadi perbedaan oli transmisi dan oli gardan. Pada transmisi memiliki cara kerja yang sederhana, yakni dengan mengubah perbandingan gigi atau perbandingan putaran mesin.

    Dalam sistem persneling mobil, ada banyak komponen yang saling bergesekan. Oli transmisi akan bekerja dengan cara melumasi bagian komponen-komponen yang saling bergesekan tersebut, sehingga mobil dapat menghasilkan performa stabil.

    Lain halnya dengan oli gardan. Jenis oli yang satu ini bekerja dengan menjaga kestabilan mobil ketika sedang melaju. Selain itu, berperan penting untuk menyalurkan putaran roda dari porosnya dan mengatur kecepatan roda ketika melewati tikungan atau berbelok.

    Oli gardan memiliki viskositas lebih tebal, ketahanan panas yang tinggi dan takan terhadap tekanan. Itulah mengapa pada gardan dapat membuat seluruh komponen mobil berfungsi dengan baik dan menjaganya tetap stabil.

    Itulah tadi perbedaan oli transmisi dan oli gardan. Meskipun memiliki banyak perbedaan, fungsi kedua oli tersebut saling melengkapi. Oleh karena itu, penggantiannya secara berkala perlu diperhatikan sebaik mungkin.

    Pages: 1 2 3Show All
      Ikuti kami di Facebook