Launching BBJP, Persoalan Sampah di Pangkalpinang Teratasi

Foto: Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil saat melaunching BBJP. (Ist)

INTRIK.ID, PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang dan PT. PLN Unit Induk Wilayah Bangka Belitung bekerja sama dalam pengelolaan sampah di Kota Pangkalpinang. Kerja sama ini diwujudkan dalam launching Bahan Bakar Jumputan Padat (BBJP) TPA Parit Enam untuk cofiring PLTU Air Anyir.

Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) sangat mengapresiasi PLN yang memberikan program pengelolaan sampah sehingga masalah persampahan ini dapat berangsur diatasi. Bahkan dia menyebut, PLN membantu kerja sama ini tanpa meminta dana APBD pemerintah kota.

“Kami beribu terima kasih. Dukungan kami akan menjamin keberlangsungan proyek ini sampai lanjut dengan jumlah sampah yang dikelola lebih besar sehingga sampah di Pangkalpinang dapat tertanggulangi dengan BBPJ plant ini,” tutur Molen, Selasa (20/12/2022).

Dia berujar, permasalahan sampah di Kota Pangkalpinang sudah terjadi sejak lama. Hari ini satu solusi nyata telah dilakukan. Sementara, pengelolaan sampah dengan BBJP ini kapasitasnya 1,4 sampai dengan 3 ton, selanjutnya pihaknya akan mencari alternatif lain untuk pengelolaan sampah. Entah itu melalui pihak ketiga ataupun pengelolaan dari tingkat RT/RW dulu.

Space Iklan/0853-1197-2121

Menurut Molen BBJP merupakan salah satu solusi yang diberikan, karena pembangunan TPA Regional belum diketahui kepastiannya. Begitu pun dengan Pangkalpinang yang tidak mungkin membangun TPA baru di kota lantaran memiliki syarat minimal 10 kilometer dari pemukiman warga.

“Sampah ini berpengaruh terjadinya banjir. Mempengaruhi pembusukan di aliran sungai. Lubang-lubang aliran sungai terhambat. Dengan pembersihan dan sampah diolah BBJP ini akan memberi sumbangsih lebih besar dalam mengatasi banjir,” tutupnya.

Manager Unit Pelaksana Pembangkitan (UPK) Bangka Belitung Umar Farouk Andy Saputro mengatakan meskipun pengelolaan sampahnya masih terbatas, namun dia berharap BBJP menjadi salah satu alternatif untuk pengelolaan sampah sehingga masalah persampahan berangsur ada solusi.

“Ini menjadi salah satu pilihan sampai hari ini karena sudah terbukti berjalan,” ucap Umar.

Space Iklan/0853-1197-2121

Pengolahan sampah menggunakan BBJP sementara hanya untuk sampah organik. Umar berharap masyarakat dapat memilah sampah berdasarkan jenisnya sehingga mempermudah proses pengolahan di BBJP.

Pembangunan BBJP ini merupakan yang kelima di Indonesia dari delapan rencana pilot project.(*)

Tagged with:
BBJPMolensampahTPA
Mungkin Suka Ini juga:
2.219 Santri Ikuti Munaqosyah BKPRMI Pangkalpinang 2026

2.219 Santri Ikuti Munaqosyah BKPRMI Pangkalpinang 2026

Stop Bullying ! Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Babel Gelar Edukasi Kriminologi Movement

Stop Bullying ! Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Babel Gelar Edukasi Kriminologi Movement

Usai Dilantik, Udin dan Dessy Ingin Pangkalpinang sebagai Kota Cerdas, Inklusif dan Berbudaya

Usai Dilantik, Udin dan Dessy Ingin Pangkalpinang sebagai Kota Cerdas, Inklusif dan Berbudaya

Susanti Saparudin Siap Jadikan PKK Sebagai Penggerak Perubahan

Susanti Saparudin Siap Jadikan PKK Sebagai Penggerak Perubahan

HUT ke-268, Banjir dan Kawasan Kumuh Masih Jadi PR Pangkalpinang

HUT ke-268, Banjir dan Kawasan Kumuh Masih Jadi PR Pangkalpinang

Udin Ikut Upacara HUT Kota Pangkalpinang ke-268

Udin Ikut Upacara HUT Kota Pangkalpinang ke-268