
Ia mengatakan selama menjabat sebagai wali kota sejak 2018 lalu, pemerintah dan FKUB berhasil menciptakan kondisi yang kondusif dan tidak terdapat konflik bernuansa agama atau zero conflict di kota berjargon Beribu Senyuman tersebut.
“Saya rasa FKUB sudah sangat berperan penting dan bekerja sama selama saya tiga tahun menjabat wali kota. Di Pangkalpinang zero conflict,” ungkapnya.