Laksanakan Hilirisasi, PT Timah Tak Lagi Jual Tin Ore

    Kegigihan PT Timah Industri terlihat dari keberlanjutan inovasi yang dilakukan. Tahun 2021, perusahaan meluncurkan beberapa varian produk tin stabilizer, yang tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar domestik tetapi juga memiliki potensi ekspor.

    Lompatan terbaru hadir di 2024, ketika PT Timah Industri memulai pembangunan pabrik tin solder powder bahan strategis yang digunakan di berbagai industri, mulai dari elektronik hingga material canggih.

    Kini, PT Timah Industri telah memproduksi berbagai produk Tin solder yang terdiri dari tin bar, tin wire dan tin solder powder. Sedangkan turunan dari produk tin chemical terdiri dari Stannic yakni Stanic Choloride dengan brand Bankastannic dan Organotin yang terdiri dari Methyltin Mercaptide dan Mercaptide Choloride.

    Dengan dukungan dari PT Timah Tbk, PT Timah Industri telah lima pabrik produksi hilirisasi yakni; Stannic Chloride Plant dengan kapasitas 3.000 ton/tahun yang digunakan sebagai bahan kimia sebagai prekursor, untuk industri kaca, katalis dan stabilizer.

    Kedua, pabrik Tin Intermediate Plant dengan kapasitas produksi 8.000 ton/tahun. Produk ini digunakan untuk panel surya, kabel listrik dan bahan bangunan tahan panas. Ketiga, Tin Stabilizer Plant dengan kapasitas produksi 10.00 ton/tahun yang digunakan sebagai bahan baku untuk industri otomotif, stabilizer pipa/pvc dan konstruksi. PT Timah Industri juga memiliki pabrin Tins solder dengan kapasitas 2000 ton/tahun dan Solder Powder dengan kapasitas 100 ton/tahun.

    Produk hilirisasi yang diproduksi PT Timah Industri juga telah menembus pasar global dengan tujuan negara seperti India, China, Malaysia, Timur Tengah, Thailand, Korea dan Singapura.

    Pages: 1 2 3
      Ikuti kami di Facebook