Lahan Sempit Bukan Alasan, Pangkalpinang Bidik Urban Farming Lewat Hidroponik hingga Akuaponik

    Caption: Dimas.

    Menurut Dimas, Pemkot Pangkalpinang melalui Dinas Pangan dan Pertanian telah memiliki program urban farming yang menyasar pemanfaatan lahan-lahan terbatas, termasuk pekarangan rumah masyarakat.

    Konsep tersebut dapat diwujudkan melalui berbagai metode pertanian modern, seperti hidroponik, akuaponik, dan model budidaya lainnya yang tidak membutuhkan lahan luas.

    Dengan pendekatan tersebut, rumah-rumah warga yang memiliki pekarangan terbatas tetap berpeluang menjadi ruang produktif untuk menghasilkan komoditas pertanian.

    Di sisi lain, pengembangan pertanian juga terus dilakukan di kawasan Tuatunu. Dimas menjelaskan, tanaman nanas yang dikembangkan di kawasan tersebut merupakan milik masyarakat dengan total luasan tanam sekitar delapan hektare.

    Pages: 1 2 3
      Ikuti kami di Facebook