Lahan Eks Tambang di Belitung Berhasil Menghasil 1,5 Ton Jagung

    INTRIK.ID, BELITUNG — PT Timah Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan ketahanan pangan dengan memanfaatkan lahan bekas tambang untuk kegiatan pertanian produktif. Bersama kelompok Tani Aik Jelutung Desa Badau dan Kelompok Danau Nujau Gantung berhasil menanam jagung.

    Program penanaman jagung bersama kelompok Tani di lahan bekas tambang di Kawasan Perkebunan Terintegrasi, Desa Badau, Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung ini merupakan upaya perusahaan dalam mengoptimalkan lahan reklamasi agar kembali memberikan nilai tambah ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi masyarakat sekitar wilayah operasional.

    Pemanfaatan lahan bekas tambang untuk pertanian jagung ini dilakukan melalui pendampingan dan dukungan sarana produksi pertanian, pengolahan lahan, penanaman, hingga masa panen.

    Sebelumnya, PT Timah Tbk bersama kelompok tani telah mengembangkan pertanian nanas badau di kawasan ini.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ketua Kelompok Tani Aik Jelutung Desa Badau, Suhari, menyampaikan pada panen kali ini berhasil menghasilkan 1,5 ton jagung.

    “Potensi panen sebenarnya bisa lebih tinggi, namun sebagian tanaman mengalami kerusakan akibat angin puting beliung,” ujar Suhari.

    Ia menjelaskan, sebelum melaksanakan penanaman mereka melakukan pengelolaan lahan agar hasil tanam lebih efektif. Pengalaman kelompok tani sebelumnya dalam membudidayakan tanaman nanas menjadi bekal penting dalam mengolah lahan pascatambang tersebut.

    “Penggunaan pupuk harus lebih banyak karena tanah pascatambang, Persiapan lahan kami lakukan sekitar tiga minggu sebelum tanam, mulai dari pembajakan hingga pemupukan,” jelasnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Kedepan, usai panen jagung, kelompok tani berencana mengembangkan tanaman cabai dengan pendampingan dari PT Timah Tbk yang akan bekerja sama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB).

    “Harapannya, kerja sama dengan PT Timah dapat terus berlanjut, sehingga kelompok tani kami dapat merasakan manfaatnya secara berkelanjutan untuk menunjang perekonomian,” katanya.

    Sementara itu, Camat Badau, Azhari, mengapresiasi langkah PT Timah Tbk dalam mengelola lahan bekas tambang dengan melibatkan kelompok masyarakat.

    Menurutnya, program tersebut memberikan dampak positif tidak hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga dari aspek edukasi bagi masyarakat.

    Ia berharap inisiatif ini dapat terus berlanjut dan dikembangkan secara berkelanjutan guna mengubah pola pikir masyarakat agar tidak selalu bergantung pada sektor pertambangan.

    Azhari juga menyampaikan bahwa ke depan lahan tersebut direncanakan akan kembali dimanfaatkan untuk budidaya cabai dengan cakupan area yang lebih luas. Upaya ini dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung stabilitas harga pangan.

    “Langkah ini tentu akan berdampak dalam menekan inflasi di wilayah Kabupaten Belitung,” ujarnya.(*)

    Sumber: PT Timah Tbk

    Mungkin Suka Ini juga:
    Ikut Optimalisasi IUP PT Timah Seluas 20.841 Hektar, Kejari Belitung Dapat Penghargaan

    Ikut Optimalisasi IUP PT Timah Seluas 20.841 Hektar, Kejari Belitung Dapat Penghargaan

    Ratusan Produk Mitra PT Timah Dipamerkan di Belitung Expo 2025

    Ratusan Produk Mitra PT Timah Dipamerkan di Belitung Expo 2025

    D&P Komputer Makin Eksis di Belitung

    D&P Komputer Makin Eksis di Belitung

    Safari Ramadan Pertama di Belitung, PT Timah Berbagai Kasih ke Anak Yatim Piatu

    Safari Ramadan Pertama di Belitung, PT Timah Berbagai Kasih ke Anak Yatim Piatu

    Puluhan Tukik Penyu Sisik Dilepasliarkan di Pantai Tanjung Kelayang

    Puluhan Tukik Penyu Sisik Dilepasliarkan di Pantai Tanjung Kelayang

    PT TAM dan Korem 0445 Gaya Tanam 66 Ribu Pohon Kayu Putih

    PT TAM dan Korem 0445 Gaya Tanam 66 Ribu Pohon Kayu Putih

      Ikuti kami di Facebook