Kripik Jagung Asri Muncul dari Tantangan

    Meski sempat terpuruk, semangat Asri tidak padam. Ia kembali bangkit setelah bergabung menjadi mitra binaan PT Timah Tbk. Dukungan dana bergulir, pelatihan, serta kesempatan mengikuti pameran dan bazar UMKM menjadi titik balik kebangkitannya.

    “Alhamdulillah setelah jadi mitra binaan PT Timah, usaha saya mulai hidup lagi. Ada bantuan modal, alat produksi, bahkan diajak ikut pameran ke luar kota. Dari situ produk saya makin dikenal,” ujar Asri penuh rasa syukur.

    Kini, kapasitas produksinya meningkat pesat. Dari yang semula hanya mampu mengolah 1–2 kilogram jagung per hari, kini Asri bisa memproduksi hingga 50 kilogram setiap hari. Bahkan saat musim Lebaran, permintaan bisa melonjak hingga 700 kilogram.

    “Dulu cuma bisa produksi sedikit, tapi sekarang Alhamdulillah sudah bisa memenuhi permintaan lebih banyak. Jadi harus siap stok lebih banyak juga,” katanya.

    Selain menjual langsung, Asri juga menggandeng sejumlah reseller untuk memperluas jangkauan pasar. Ia aktif mengikuti bazar UMKM dan memanfaatkan media sosial untuk promosi.

    Pages: 1 2 3
      Ikuti kami di Facebook