
Ia mengatakan pada pilkada sebelumnya, tingkat partisipasi masyarakat hanya 68 persen dimana saat itu memiliki 3 pasang calon. Sementara untuk pemilu lalu mencapai lebih dari 80 persen dan mendapatkan apresiasi.
“Kita inginkan partisipasinya lebih banyak dari sebelumnya, atau minimal sama,” tegas Corry.
Ia mengatakan pilkada dengan calon tunggal ini baru pertama kali terjadi di Kabupaten Bangka sehingga masyarakat masih perlu pemahaman lebih.