
Intrik.id – Kiwi Browser Android menjadi salah satu browser alternatif yang sempat mencuri perhatian pengguna Android karena dukungan fitur yang jarang ada di peramban lain. Browser ini hadir untuk perangkat Android dengan basis Chromium. Meski tidak sepopuler Chrome, popularitasnya tumbuh dari komunitas teknologi yang membutuhkan fleksibilitas lebih.
Baca juga: Aplikasi Olahraga Bersepeda Terbaik di iPhone dan Android, Mana yang Paling Lengkap?
Arnaud42 mengembangkan Kiwi Browser dengan tujuan menghadirkan pengalaman browsing setara desktop di ponsel. Melihat dari berbagai forum teknologi, browser ini mulai populer secara luas sejak 2018 silam. Basis Chromium membuat tampilannya mirip Chrome namun dengan fitur tambahan yang signifikan.
Browser ini sempat mencatat lebih dari 500.000 unduhan dan 9.000 ulasan positif di Google Play Store. Angka tersebut menunjukkan minat tinggi dari pengguna Android yang mencari browser ringan. Fokus utamanya adalah kecepatan, privasi, dan dukungan ekstensi.
Kiwi Browser Android memiliki pemblokir iklan bawaan yang aktif tanpa perlu aplikasi tambahan. Fitur pop–up blocker juga bekerja secara otomatis untuk mencegah jendela mengganggu. Hal ini membuat pengalaman menjelajah terasa lebih bersih dan cepat.
Fitur background play menjadi keunggulan penting bagi pengguna multimedia. Video dan audio tetap berjalan meski pengguna menutup tab atau mematikan layar. Melansir dari komunitas Reddit r/android, fitur ini menjadi alasan utama banyak pengguna bertahan menggunakan Kiwi.
Mode malam juga tersedia dengan pengaturan kontras yang fleksibel. Pada layar AMOLED, mode hitam pekat juga membantu menghemat baterai. Data dari pengujian komunitas menunjukkan konsumsi daya bisa berkurang hingga 10 persen.
Kiwi Browser Android menempatkan privasi sebagai prioritas utama. Browser ini menghadirkan proteksi pelacak dan pencegahan cryptojacking. Enkripsi data berfungsi untuk melindungi aktivitas pengguna dari akses tidak sah.
Mode penyamaran juga sudah lengkap dengan fitur tambahan seperti pemblokiran tangkapan layar. Pengguna juga bisa menyembunyikan konten tertentu saat browsing. Fitur ini jarang kita temukan pada browser Android lain di kelasnya.