
Melihat informasi dari dokumentasi pengembang, Kiwi tidak mengumpulkan data pribadi untuk keperluan iklan. Pendekatan ini membuat banyak pengguna yang peduli keamanan digital menyukai Kiwi. Kombinasi fitur tersebut menjadikan browser ini relevan di era kebocoran data.
Kiwi Browser terkenal luas berkat dukungan ekstensi Chrome Web Store. Pengguna dapat memasang ekstensi langsung. Bahkan proses pemasangan ekstensinya juga mudah tanpa modifikasi rumit. Fitur ini juga menjadi pembeda utama dari Chrome versi mobile.
Ekstensi populer seperti Grammarly, uBlock Origin, dan Dark Reader dapat berjalan lancar. Proses instalasinya cukup melalui Chrome Web Store atau file ekstensi. Hal ini menjadikan Kiwi sebagai solusi produktivitas di Android.
Mesin rendering yang dioptimalkan bahkan bisa meningkatkan kecepatan JavaScript hingga 10 persen. Data ini tertera dalam pembaruan resmi yang dirilis pengembang. Hasilnya adalah waktu muat halaman yang lebih singkat dan stabil.
Developer resmi menghentikan pengembangan Kiwi Browser Android pada awal 2024 silam. Pengembang menyampaikan informasi ini melalui kanal Discord resmi Kiwi dan forum r/android. Bahkan aplikasi tersebut juga telah dihapus dari Google Play Store.
Pengembang menyarankan pengguna mengunduh versi terakhir melalui GitHub resmi. Developer juga mengingatkan pengguna untuk tidak mengunduh dari sumber tidak terpercaya. Pengembang mengambil keputusan ini karena kompleksitas pengembangan browser jangka panjang.
Meski sudah berhenti, kode dukungan ekstensi Kiwi telah diintegrasikan ke Microsoft Edge Canary Android. Pengguna Edge dapat mengaktifkannya melalui menu developer options. Namun, langkah ini membutuhkan input ID ekstensi secara manual.
Kiwi Browser Android meninggalkan celah besar bagi pengguna yang membutuhkan ekstensi di Android. Microsoft Edge Canary menjadi alternatif terdekat meski prosesnya lebih rumit. Firefox Android juga mendukung ekstensi versi mobile dengan pendekatan berbeda.
Selain itu, Samsung Internet menyediakan add–on melalui toko ekstensi sendiri. Pendekatan ini lebih tertutup namun tetap fungsional. Setiap browser menawarkan kompromi antara kemudahan dan fleksibilitas.