
[irp]
Aktivitas spamming atau mengirim pesan spam secara berlebihan kepada banyak orang bisa menjadi penyebab akun Telegram terblokir. Pengguna pada awalnya mungkin tidak menyadari bahwa hal tersebut melanggar aturan. Tujuan mereka mungkin hanya ingin beriklan.
Sayangnya, sejak pertama kali rilis, Telegram memberlakukan kebijakan anti-spam yang sangat ketat. Mereka melarang keras siapapun untuk mengirimkan pesan spam. Sehingga, lebih baik mengontrol pengiriman pesan, entah itu berupa iklan maupun penyebaran suatu informasi.
Selain penyebaran pesan spam, penyebab Telegram di banned juga berasal dari segala bentuk penipuan atau aktivitas scamming. Penipuan melalui aplikasi perpesanan instan ini biasanya mengelabui pengguna lain supaya memberikan informasi pribadi hingga meminta sejumlah uang.
Lebih parahnya, setelah mengetahui data pribadi pengguna, pelaku bisa mengakses beberapa akun pengguna untuk tindakan kejahatan. Jenis penipuan ini termasuk phishing, penyebaran malware, atau penyalahgunaan identitas. Apabila pengguna lain melaporkan akun pelaku tersebut, maka Telegram akan segera memblokir nomor yang bersangkutan.
[irp]
Di aplikasi Telegram memang memungkinkan pengguna untuk membuat kanal publik maupun bot untuk menjangkau lebih banyak audiens. Meskipun demikian, pengguna wajib bertanggung jawab dengan publikasi konten yang harus menghormati hukum dan hak pengguna lainnya.
Telegram melarang berbagai bentuk aktivitas yang tidak bertanggung jawab. Mulai dari kekerasan, ujaran kebencian, ekstremisme, terorisme, dan aktivitas kriminal. Pengguna yang terdeteksi melakukannya secara ilegal, maka secara otomatis sistem akan memblokir akun mereka.
Hingga saat ini Telegram tidak memperbolehkan pengguna mendaftarkan banyak akun dengan nomor HP yang sama. Setiap akun haruslah memiliki nomor telepon yang berbeda untuk bisa mendaftar. Apabila pengguna mencoba registrasi dengan nomor ponsel yang sudah pernah mereka daftarkan, secara otomatis Telegram akan mengarahkan pengguna ke menu Login.
Apabila pengguna terdeteksi terlalu sering mencoba mendaftarkan beberapa akun dengan satu nomor HP, maka besar kemungkinan tindakan ini menjadi penyebab Telegram di banned.
Platform pesan instan Telegram memungkinkan penggunanya melakukan pendaftaran akun baru menggunakan nomor telepon virtual. Asal, virtual number tersebut bisa untuk menerima SMS atau panggilan suara ketika proses verifikasi.