Kerja Butuh Skill, 55 Warga Pangkalpinang Ditempa

    “Jadi kita itu harus ada ilmunya atau kompetensi. Dengan adanya kompetensi ini bukan hanya bisa bekerja di Pangkalpinang, tapi juga bisa di tempat lainnya karena nanti akan mendapatkan sertifikatnya,” jelasnya.

    Dalam program ini, peserta mengikuti tiga jenis pelatihan, yakni Junior Makeup Artist sebanyak 20 orang, Digital Marketing 20 orang dan Coffee Roasting 15 orang.

    Pelaksanaan pelatihan melibatkan lembaga mitra, di antaranya LKP Astari bersama LSP Cipta Karya, LPK Atma Luhur dan Mulia Kopi Berkelanjutan.

    Namun, Saparudin mengingatkan peserta bahwa pelatihan yang berlangsung sekitar dua pekan tersebut bukan akhir dari proses. Sertifikat dan keterampilan yang diperoleh harus dilanjutkan dengan latihan, ketekunan dan pengalaman.

    “Tidak cukup hanya pelatihan yang hanya 14 hari ini saja, tapi harus istiqomah dan tekun. Jatuh bangun itu merupakan hal yang biasa, jangan menyerah,” tegasnya.

    Pages: 1 2 3 4
      Ikuti kami di Facebook