Scroll untuk baca artikel
Bangka Tengah

Kejari dan IAD Bangka Tengah Bagikan 300 Takjil

263
×

Kejari dan IAD Bangka Tengah Bagikan 300 Takjil

Sebarkan artikel ini
IMG 20230412 WA0001
Foto: Kejari dan ID Bangka Tengah membagikan takjil kepada pengendara mobil. (Erwin)

INTRIK.ID, BANGKA TENGAH- Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka Tengah dan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah Bangka Tengah berbagi Takjil kepada masyarakat Bangka Tengah, Selasa (14/04/2023) di jalan Raya Koba.

Kejari dan IAD Bateng membagikan 300 takjil kepada masyarakat koba di jalan raya koba depan Silakan jembatan berok.

Muhamad Husaini selalu Kepala Kejari Bateng mengatakan pembagian takjil ini merupakan program pendekatan kepada masyarakat.

“Ini adalah program humanisme Kejaksan negeri bangka tangah yang sosialis dalam rangka untuk lebih mengakrabkan kepada masyarakat serta kegiatan bulan Ramadhan tahun ini, ” ucapnya kepada intrik.id, Selasa (14/4/2023) di Berok.

Husaini juga mengatakan, selama ini Kejari dianggap menakutkan oleh masyarakat karena jarang bersentuhan secara sosialis ke masyarakat secara langsung.

“Kita bagikan 300 takjil hari ini untuk menunjukan kepada masyarakat bahwa kami pelayan masyarakat. Semoga takjil ini bisa jadi menu berbuka untuk masyarakat, ” lanjut Husaini.

Kepala Kejari Bateng itu berharap, pihaknya bisa selalu melakukan kegiatan yang langsung g menyentuh masyarakat agar masyarakat tidak mempunyai stigma menakutkan.

“Semoga kedepannya kita bisa melakukan kegiatan sosial di masyarakat bangka tengah yang pastinya menye tuh masyarakat secara langsung, ” tutup Husaini.

Sementara itu, Patriansyah (32) selaku masyarakat Koba sangat senang bisa mendapat takjil. Gratis dari Kejari dan ID Bangka Tengah.

“Lumayan mas, bisa hemat. Saya kira tadi siapa yang bagikan, ternyata orang kejaksaan. Walau takut-takut akhirnya ngambil juga. Rejeki, ” ucapnya sembari tertawa.

Patrian juga mengatakan, jika memang seharusnya aparat dekat dan membela masyarakat secara langsung dengan kegiatan yang menyentuh masyarakat.

“Kalau semua aparat bisa membela kepentingan masyarakat maka aman dan nyaman kita kayak di Bangka Tengah ini. Intinya jangan jadi instansi yang menakutkan, ” tutup pemuda 32 tahun itu.

Home
Hot
Redaksi
Cari
Ke Atas