
“Saya sangat berharap kegiatan belajar tatap muka diberlakukan lagi. Secara tidak langsung kalau tatap muka murid bertemu langsung dengan guru, mereka (Murid – red ) punya rasa tanggung jawab,” kata Ita.
Diakuinya, kalau dirumah murid banyak bermain ketimbang belajar.
“Seperti anak saya kalau dirumah banyak bermain dari belajar, memang dari pihak sekolah ada tugas, namun kita orang tua murid juga punya keterbatasan wawasan untuk mendampingi anak mengerjakan tugas dari sekolah,” ujarnya.