
INTRIK.ID, BABEL – Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol Dr. Viktor Theodorus Sihombing, memberikan pesan menohok bagi seluruh jurnalis di Bumi Serumpun Sebalai. Dalam seminar dan dialog publik yang digelar di Gedung Tribrata Mapolda Babel, Rabu (6/5/2026), jenderal bintang dua ini menekankan pentingnya independensi pers di tengah gempuran kepentingan.
”Pers yang baik adalah pers yang berani dan bertanggung jawab dalam memberikan informasi sesuai fakta, bukan tunduk kepada pemilik modal,” tegas Irjen Pol Viktor saat membuka acara bertema “Profesionalisme Jurnalis dalam Menyampaikan Informasi Publik yang Akurat, Berimbang, dan Sesuai Ketentuan Hukum” tersebut.
Kapolda menyoroti fenomena informasi di era digital yang kerap memunculkan tafsiran liar dan persepsi yang mengandung ujaran kebencian. Menurutnya, seminar ini menjadi momentum krusial untuk menyamakan frekuensi agar jurnalisme di Babel bersih dari virus hoaks.
”Polda butuh insan pers, dan sebaliknya. Ini adalah hubungan mutualisme. Seminar ini menyatukan pikiran kita agar informasi yang sampai ke masyarakat bukan sekadar cepat, tapi juga mengedukasi dan menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif,” ungkapnya.
Senada dengan Kapolda, Kabid Humas Polda Babel Kombes Pol Agus Sugiyarso mengingatkan para jurnalis mengenai pentingnya kode etik dalam menjaga ruang publik tetap sehat. Di hadapan para wartawan lintas platform—mulai dari cetak, televisi, hingga media online—ia menekankan bahwa Polri sangat terbuka terhadap kritik, selama disampaikan secara profesional.
”Jangan sampai kecepatan mengalahkan ketepatan. Kami mengajak rekan-rekan jurnalis untuk selalu mengedepankan verifikasi dan cover both side. Jurnalisme yang sehat adalah kunci agar tidak terjadi kegaduhan di tengah masyarakat,” tambah Kombes Pol Agus.
Kegiatan yang menghadirkan narasumber dari Dewan Pers, akademisi, dan praktisi media ini berlangsung dinamis. Para peserta yang terdiri dari jurnalis, mahasiswa, dan humas instansi di Babel diajak membedah berbagai studi kasus pemberitaan, tantangan Undang-Undang ITE, hingga mekanisme hak jawab dan koreksi.
Melalui seminar ini, Polda Babel berharap kolaborasi dengan media semakin solid demi menciptakan iklim informasi yang akurat dan berimbang, sekaligus memastikan masyarakat merasa aman, terlindungi, dan terayomi oleh informasi yang mereka konsumsi setiap hari.