
Bukan hanya guru SD saja, pihaknya juga mengaku masih kekurangan untuk guru jenjang SMP. Hanya saja saat ini pihaknya masih melakukan tahap pemetaan.
“Guru SMP alokasi nya pernah mata pelajaran bukan per kelas kayak SD jadi sedikit ribet,” pungkaa Zarkoni.
Pihaknya juga sudah menyampaikan ke Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan atau BPKP untuk mengatasi kekurangan guru tersebut.