Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun Borong Saham, “Obat Mujarab” IHSG?

    Caption: IHSG BEI.

    Jusuf menyebut sejumlah saham perbankan besar, yakni PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

    Meski demikian, belum ada rincian publik mengenai pembagian dana Rp5 triliun tersebut untuk masing-masing saham. Karena itu, besarnya pengaruh terhadap harga saham maupun IHSG belum dapat dihitung secara pasti.

    Apabila pada saat yang sama tekanan jual masih tinggi, pembelian tersebut bisa saja hanya meredam penurunan, bukan membalikkan arah pasar.

    BEI apresiasi, tetapi realisasi transaksi belum dikonfirmasi

    Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menyambut positif dukungan investor terhadap pasar modal domestik. Namun, ia menegaskan bahwa informasi mengenai transaksi dan identitas pihak yang bertransaksi di bursa bersifat rahasia sehingga tidak dapat diungkap kepada publik.

    Sikap tersebut membuat publik belum memiliki konfirmasi resmi dari BEI mengenai realisasi maupun nilai transaksi yang dilakukan konsorsium Jusuf Hamka.

    Dengan demikian, rencana pembelian Rp5 triliun perlu dibedakan dari transaksi yang sudah terlaksana. Tanpa rincian yang dapat diverifikasi, belum tepat menyimpulkan bahwa dana tersebut telah sepenuhnya masuk ke pasar.

    Investor asing tetap punya pertimbangan sendiri

    Pembelian saham oleh investor domestik dapat membantu menjaga permintaan dan memberi sinyal kepercayaan terhadap pasar. Akan tetapi, investor asing mengambil keputusan berdasarkan berbagai pertimbangan, termasuk likuiditas, transparansi kepemilikan, akses pasar, serta risiko investasi.

    Pages: 1 2 3
      Ikuti kami di Facebook