
Lebih lanjut Ferry Paulus juga menginformasikan, perubahan sistem kompetisi tidak bisa dilakukan secara mendadak. Apalagi tidak ada alasan yang menguatkan untuk dilakukan perubahan. Misalnya adanya force majeure. “Butuh proses yang berliku dan harus diputuskan lewat Komite Eksekutif PSSI,” tambahnya.
“Lagipula, LIB juga menegaskan komitmennya untuk terus meperbaiki tata kelola kompetisi profesional di tanah air demi semakin meningkatnya value sepakbola tanah air, tidak hanya dalam perbaikan dalam hal ketepatan jadwal namun juga konsisten dalam implementasi format, sistem dan regulasi yang telah ditetapkan sejak awal,” pungkas Ferry.
Sebelumnya, Ketua Umum PSSI Erick Thohir juga menegaskan bahwa tidak ada perubahan terkait slot degradasi musim depan. Semua tetap sesuai dengan keputusan sebelumnya. “PSSI tegas berpegang pada ketentuan yang berlaku bahwa promosi dan degradasi adalah tiga tim. Tak ada tawar menawar soal itu,” katanya.