
Selain berfungsi sebagai akses penghubung, kawasan Kolong Aik Beguruh juga memiliki nilai strategis karena nantinya diproyeksikan menjadi salah satu sumber air baku untuk suplai PDAM.
“Termasuk juga kalau kita lihat di sini kan nanti termasuk jadi sumber air baku untuk PDAM, untuk suplai PDAM. Ini terima kasih rekan-rekan BWS sudah merapikan, menata ulang. Kita berharap ini bermanfaat untuk masyarakat dan pemerintah daerah,” kata Ujang.
Pangdam juga membuka peluang pembangunan jembatan serupa di wilayah lain yang membutuhkan akses penghubung.
Ia meminta pemerintah daerah melakukan pendataan terhadap lokasi yang membutuhkan pembangunan jembatan agar dapat dipertimbangkan dalam program berikutnya.
“Jadi apabila ada tempat-tempat lain yang membutuhkan pembangunan jembatan, kita minta datanya, kita cek, nanti akan kita masukkan dalam program selanjutnya,” terangnya.
Jembatan dengan lebar sekitar 5 meter tersebut kini dapat digunakan masyarakat untuk menunjang berbagai aktivitas sehari-hari.
Ujang pun meminta masyarakat ikut menjaga fasilitas tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.