Januari 2026, Bangka Belitung Masih Inflasi

    Caption: Bank Indonesia Bangka Belitung. (Ist)

    Lebih lanjut, Rommy menambahkan Bank Indonesia terus bersinergi dengan TPID dan mitra strategis lainnya dalam rangka menjaga inflasi pada rentang yang rendah dan stabil sejalan dengan target nasional yakni 2,5±1%. Kondisi tersebut dibutuhkan guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

    “Terkait hal tersebut, Bank Indonesia bersinergi dengan TPID se Bangka Belitung akan terus memperkuat kerangka kebijakan 4K dalam pengendalian inflasi yakni Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi dan Komunikasi Efektif,” terangnya.

    Selanjutnya, dalam rangka mendukung keterjangkauan harga bahan pokok, Bank Indonesia bersama seluruh Pemerintah Daerah telah melakukan rapat koordinasi untuk mengorkestrasi pelaksanaan Operasi Pasar Murah (OPM) sebanyak 57 kali dan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebanyak 41 kali disepanjang tahun 2026 yang akan difasilitasi oleh Bank Indonesia. Sejalan dengan hal tersebut, hingga saat ini telah diselenggarakan kegiatan GPM sebanyak 8 (lima) kali dan OPM sebanyak 1 (satu) kali.

    Dari sisi ketersediaan pasokan, TPID akan terus mendorong implementasi Kerja Sama Antar Daerah (KAD) baik melalui mekanisme Government to Government (G to G) maupun Business to Business (B to B) untuk memastikan ketersediaan pasokan khususnya yang berasal dari daerah sentra produksi pangan. Di sepanjang tahun 2026, rencananya akan dilaksanakan sekitar 4 (empat) KAD.

    Pages: 1 2 3
      Ikuti kami di Facebook