
“Dengan hadirnya PMB yang diisi oleh bidan-bidan kompeten dapat memenuhi pelayanan kesehatan ibu dan anak serta perempuan pada umumnya,” lanjutnya.
Algafry juga menyebutkan dengan adanya bidan-bidan yang semakin kompeten dan dapat membuka PMB, akan menekan angka kematian bayi dan angka kematian ibu sehingga Ia berharap para bidan dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar dengan sungguh-sungguh.
Sementara itu, Direktur Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, Joko Susilo, mengapresiasi langkah dan inisiasi Bupati Bateng serta dukungan IBI Bateng dan IBI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dalam mewujudkan pembelajaran pendidikan untuk peningkatan kompetensi para bidan di Bateng.