
“Penanaman pohon, edukasi lingkungan, dan kolaborasi antar komunitas serta pelajar menjadi bagian penting menumbuhkan semangat tanggung jawab bersama terhadap alam. Kemah Ekologi ini kami harap menjadi ruang pertemuan yang saling memperkuat jaringan gerakan pelestarian lingkungan,” katanya.
Kolaborasi antarkomunitas dan pelajar diharapkan memperluas jangkauan edukasi lingkungan sekaligus memperkuat jaringan gerakan pelestarian alam di Bangka Belitung.
Kegiatan ini melibatkan sejumlah komunitas pemuda dan pelajar, yakni Kopassas IAIN SAS Bangka Belitung, Himpla Universitas Pertiba, HW Unmuh Babel, Pepelingasih Kabupaten Bangka Tengah, Pepelingasih Kabupaten Bangka, Maritim Muda Nusantara Bangka, You-Rings Bangka Belitung, Gasipa SMA Negeri 1 Mendo Barat, serta Sispala Palamaneka SMA Negeri 1 Simpang Katis.
Kemah Ekologi 2.0 terlaksana dengan dukungan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta BPDAS Baturusa Cerucuk.
Melalui kegiatan ini, para pemuda diharapkan tidak hanya menjadi peserta dalam agenda lingkungan, tetapi juga mengambil peran berkelanjutan dalam menjaga hutan dan mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya kelestarian alam.