
“Saya sama istri honorer. Terus ada anak juga. Kalau dihapus kami mau gimana. Pasrah saja, allah mungkin tau jalan yang terbaik. Yang penting kerja saya benar, ” ucap Salah satu honorer yang namanya tidak mau disebutkan kepada intrik.id, Selasa (18/4/2023) di Koba.
Honorer yang sudah bekerja selama 10 tahun tersebut, mengaku hanya pekerjaan ini yang sekarang bisa dia lakukan dan menerimanya dengan baik.
“Umur sudah tidak masuk kriteria perusahaan, terus juga bukan lulusan sarjana. Cuma SMK saja. Kalau bukan pekerjaan ini yang menolong saya, ya saya cuma bisa berpasrah kepada Tuhan, ” ungkapnya.