
Pemerintah Kota Pangkalpinang, lanjutnya, perlu terus bersinergi dan berkolaborasi dengan Kementerian Agama serta pengelola pondok pesantren agar pengembangan pendidikan santri dapat berjalan berkelanjutan.
“Kita di Pangkalpinang dengan berkembangnya pesantren di Kota Pangkalpinang yang sudah ada lebih daripada 20 pondok pesantren, tentunya ini harus menjadi perhatian juga bagi pemerintah Kota Pangkalpinang untuk terus bersinergi, kemudian berkolaborasi dengan Kementerian Agama maupun kepada pondok-pondok pesantren yang ada di Kota Pangkalpinang,” ungkapnya.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Wali Kota Pangkalpinang juga menyerahkan bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pangkalpinang kepada 150 santri.
Peringatan Hari Santri tahun ini menjadi pengingat bahwa pesantren memiliki peran dalam membentuk generasi yang berbekal nilai keagamaan sekaligus pengetahuan luas. Tantangannya, sinergi pemerintah dan lembaga pendidikan perlu terus diwujudkan agar para santri memiliki kesempatan berkembang dan berkontribusi di berbagai bidang.