Gunakan SIDOLPIN, Perikanan Tangkap Naik 10,34 Persen

    Foto: Bupati Bangka Tengah, Algafry saat memaparkan SIDOLPIN. (Ist)

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Di hadapan Tim Panel Independen, Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman memaparkan inovasi SIDOLPIN atau Sistem Informasi Daerah Potensial Penangkapan Ikan dalam Zoom Meeting Presentasi dan Wawancara Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tahun 2023, Selasa (04/07/2023).

    SIDOLPIN yang digagas oleh Dinas Perikanan Bangka Tengah ini masuk dalam 99 besar finalis serta mengungguli 2135 kompetitor lainnya yang turut mengikuti KIPP Tahun 2023 yang digalakkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Republik Indonesia.

    “Alhamdulillah, hari ini kita memaparkan Inovasi yang kita miliki yakni SIDOLPIN. Paparan ini juga sebagai rangkaian menuju penilaian untuk masuk ke dalam 45 besar nantinya dan kita tentu optimis,” ungkap Algafry.

    Diungkapkannya, Bangka Tengah yang memiliki garis pantai ± 195 KM, 23 desa pesisir, serta memiliki jumlah nelayan ± 3.588, inovasi SIDOLPIN ini sangat cocok sehingga dikembangkan dalam upaya untuk meningkatkan hasil tangkapan ikan para nelayan.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Ini adalah upaya yang kita lakukan agar masyarakat, khususnya yang berprofesi sebagai nelayan agar meningkatnya efisiensi dalam menangkap ikan juga peningkatan perekonomian yang berujung meningkatnya kesejahteraan,” tutur Algafry.

    Bahkan, berdasarkan hasil wawancara dengan beberapa nelayan yang menggunakan SIDOLPIN, hasil produksi perikanan tangkap mengalami meningkatan sebesar 10,34 persen serta menghemat penggunaan bahan bakar minyak (BBM) sebesar 41,06 persen.

    “SIDOLPIN ini terbukti memberikan manfaat yang begitu luar biasa. Antara lain, meningkatnya produksi perikanan tangkap, peningkatan nilai tukar nelayan, serta efisiensi BBM yang rata-rata biasanya menghabiskan 12L/trip (perjalanan) menjadi 7L/trp,” jelasnya.

    SIDOLPIN juga menjadi suatu langkah untuk memberikan literasi teknologi kepada para nelayan yang ada di Bangka Tengah, yang saat ini sebanyak 55,49 persen nelayan sudah menggunakan inovasi SIDOLPIN ini.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ia pun mengapresiasi kolaborasi lintas sektor yang dilakukan dalam pengembangan SIDOLPIN diantaranya Dinas Perikanan, Diskominfosta, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, perguruan tinggi, media serta pelaku usaha perikanan.

    “Terima kasih dukungan dari semua unsur yang terlibat. Harapannya, inovasi SIDOLPIN ini dapat terus berkembang serta membantu dan memudahkan masyarakat, itu yang utama,” harap Algafry.*

    Mungkin Suka Ini juga:
    Klarifikasi Pemkab: Penutupan Peliputan Rakor Pemberantasan Korupsi Merupakan Permintaan KPK

    Klarifikasi Pemkab: Penutupan Peliputan Rakor Pemberantasan Korupsi Merupakan Permintaan KPK

    Kapolres Bangka Tengah Gandeng Wartawan, Call Center 110 Jadi Garda Terdepan Layanan Darurat untuk Warga

    Kapolres Bangka Tengah Gandeng Wartawan, Call Center 110 Jadi Garda Terdepan Layanan Darurat untuk Warga

    KOBALORASI #4 Siap Guncang Alun-Alun Koba! Lima Malam Penuh Hiburan, UMKM, hingga Jejak Sejarah Kota

    KOBALORASI #4 Siap Guncang Alun-Alun Koba! Lima Malam Penuh Hiburan, UMKM, hingga Jejak Sejarah Kota

    26 Anak Muda Digembleng Jadi Barista, Bangka Tengah Bidik Lahirnya Pengusaha Kopi Baru

    26 Anak Muda Digembleng Jadi Barista, Bangka Tengah Bidik Lahirnya Pengusaha Kopi Baru

    Rapat Pertanggungjawaban APBD 2025 Hanya Dihadiri 18 Anggota DPRD Bangka Tengah

    Rapat Pertanggungjawaban APBD 2025 Hanya Dihadiri 18 Anggota DPRD Bangka Tengah

    Ironi Hari Anak Nasional, Bocah 6 Tahun di Sungaiselan Ditemukan Kurang Gizi dan Tinggal di Rumah Tanpa Listrik

    Ironi Hari Anak Nasional, Bocah 6 Tahun di Sungaiselan Ditemukan Kurang Gizi dan Tinggal di Rumah Tanpa Listrik

      Ikuti kami di Facebook