Gubernur: Budidaya Udang Vaname Komoditi Pengganti Pertambangan

    Pemerintah juga, dijelaskan Gubernur Erzaldi, akan membuka layanan pemeriksaan virus udang vaname oleh Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Perwakilan Babel. Untuk menjaga kualitas udang yang akan diekspor ke berbagai negara, komoditi yang terkumpul akan dilakukan pemeriksaan terlebih dulu. Sarana yang ada pun telah dilengkapi berkat kerja sama dengan PT Pos dengan sistem online.

    “Sertifikasi pemeriksaan itu akan digunakan untuk menentukan nilai daripada udang itu sendiri. Nah, saya minta kekompakan kawan-kawan sekalian agar fasilitas yg sudah disediakan, dimanfaatkan. Sampai-sampai, bibit benur pun harus diperiksa begitu datang, harus ada sertifikasinya. Kalau tidak gimana kita mau tahu benur itu bagus atau tidak, begitu pula udang vaname. Kita harus mengikuti standar-standar yang sudah diatur,” ujarnya.

    Erzaldi mengajak seluruh pelaku tambak untuk mengembangkan bisnis tersebut, dan memberikan manfaat kepada masyarakat luas.

    “Jadi bapak/ibu sekalian, pada malam ini saya ingin mengajak bapak/ibu mari kita bangkit lebih kuat lagi untuk memberdayakan masyarakat kita. Dalam hal ini upaya usaha tambak udang vaname ini jadi lebih baik lagi. Saya yakin dan percaya, kalau pertumbuhan ini lebih dibangkitkan lagi, kehadiran usaha tambak udang ini akan menjadi komoditi utama di Provinsi Bangka Belitung,” pungkasnya.(red)

    Pages: 1 2 3Show All
      Ikuti kami di Facebook