
Intrik.id – Google kembali menghadirkan inovasi teknologi yang menyita perhatian publik melalui fitur Google Translate real time. Terobosan terbaru dari aplikasi Google Translate ini dinilai mampu mengubah cara manusia berkomunikasi lintas bahasa, khususnya dalam percakapan langsung. Melalui fitur tersebut, pengguna dapat mendengarkan hasil terjemahan bahasa asing secara real-time langsung melalui headphone, tanpa perlu lagi membaca teks di layar perangkat.
Inovasi ini memungkinkan hampir semua jenis headphone digunakan sebagai alat penerjemah suara satu arah. Artinya, pengguna cukup mengenakan headphone untuk mendengar hasil terjemahan yang diucapkan secara langsung ke telinga. Kemudahan ini dinilai sangat membantu dalam berbagai situasi, mulai dari perjalanan ke luar negeri, mengikuti diskusi atau konferensi internasional, hingga menikmati konten hiburan berbahasa asing tanpa hambatan bahasa.
Baca juga: 7 Cara Mencadangkan Telegram ke Google Drive dengan Mudah dan Cepat
Mengutip laporan TechCrunch, Google menyebutkan bahwa fitur terjemahan real-time ini dirancang untuk tetap mempertahankan karakteristik suara pembicara asli. Unsur seperti intonasi, penekanan kata, serta ritme bicara tetap terdengar alami meskipun telah diterjemahkan ke bahasa lain. Dengan pendekatan tersebut, pengguna tidak hanya memahami isi percakapan, tetapi juga dapat mengenali siapa yang berbicara serta menangkap nuansa emosi yang disampaikan.
Saat ini, fitur Google Translate real time masih berada dalam tahap beta dan tersedia melalui aplikasi Google Translate pada perangkat Android. Adapun aksesnya masih terbatas pada sejumlah negara, yakni Amerika Serikat, Meksiko, dan India. Meski demikian, dari sisi dukungan bahasa, fitur ini telah mencakup lebih dari 70 bahasa, menjadikannya salah satu layanan penerjemahan suara paling komprehensif yang tersedia saat ini.
Untuk memanfaatkan fitur terjemahan suara real-time ini, pengguna tidak memerlukan pengaturan yang rumit. Langkah-langkah penggunaannya cukup sederhana. Pertama, pengguna hanya perlu mengenakan headphone. Selanjutnya, buka aplikasi Google Translate di perangkat Android, lalu ketuk opsi “Live Translate” dan pilih bahasa yang diinginkan. Setelah itu, hasil terjemahan suara akan langsung terdengar secara real-time melalui headphone, tanpa jeda yang berarti.
Kemudahan penggunaan tersebut menjadi salah satu keunggulan utama fitur ini, terutama bagi pengguna yang membutuhkan terjemahan cepat dan praktis dalam situasi dinamis.
Selain menghadirkan fitur terjemahan real-time, Google juga memperkuat layanan Google Translate dengan dukungan kecerdasan buatan yang lebih canggih melalui AI Gemini. Teknologi ini diklaim mampu menghasilkan terjemahan teks yang lebih alami, akurat, dan kontekstual. AI Gemini dirancang untuk memahami konteks bahasa secara lebih mendalam, termasuk dalam menerjemahkan bahasa gaul, idiom, serta ungkapan lokal yang kerap sulit diterjemahkan secara harfiah.
Sebagai contoh, frasa bahasa Inggris seperti “stealing my thunder” kini dapat diterjemahkan sesuai makna sebenarnya, bukan sekadar terjemahan kata per kata. Dengan pendekatan ini, pesan yang disampaikan tetap utuh dan tidak kehilangan konteks.
Pembaruan berbasis AI Gemini mulai diluncurkan di Amerika Serikat dan India, dengan dukungan terjemahan dari bahasa Inggris ke hampir 20 bahasa lain, termasuk Spanyol, Arab, Mandarin, Jepang, dan Jerman. Fitur ini dapat diakses melalui aplikasi Google Translate di Android, iOS, maupun versi web.
Di sisi lain, Google juga memperluas fitur pembelajaran bahasa ke hampir 20 negara baru, seperti India, Jerman, Swedia, dan Taiwan. Melalui pembaruan ini, penutur bahasa Inggris dapat mempelajari bahasa Jerman, sementara penutur bahasa Mandarin sederhana, Bengali, Belanda, Hindi, Jerman, Italia, Rumania, dan Swedia dapat berlatih bahasa Inggris.
Google turut menambahkan metode latihan berbicara dengan sistem umpan balik yang lebih relevan dan personal. Fitur ini memberikan saran berdasarkan cara pengguna berlatih, sehingga proses pembelajaran menjadi lebih efektif. Selain itu, tersedia pula fitur pelacakan hari belajar beruntun yang memungkinkan pengguna memantau konsistensi dan perkembangan mereka dalam belajar bahasa.
Dengan berbagai pembaruan tersebut, Google Translate real time kini semakin mendekati pengalaman aplikasi pembelajaran bahasa populer seperti Duolingo. Ke depan, Google berencana memperluas ketersediaan fitur terjemahan real-time ke sistem operasi iOS serta menjangkau lebih banyak negara, dengan target implementasi yang lebih luas pada tahun 2026.