Gegara Isu Penculikan, Warga Enggan Sekolahkan Anaknya

    Foto: Kapolres Bangka Tengah, AKBP Dwi Budi Murtiono. (Erwin)

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH — Isu penculikan anak sedang marak di Bangka Belitung termasuk di Bangka Tengah beberapa pekan terakhir. Untuk mengantisipasi hal itu, Polres Bangka Tengah rutin melakukan patroli ke sekolah-sekolah.

    Kapolres Bangka Tengah, AKBP Dwi Budi Murtiono mengatakan pihaknya sudah menurunkan personelnya untuk memberikan rasa aman.

    “Kami akan menjaga suasana kamtibmas dengan baik walau isu tersebut juga ada yang hoax. Kami jajaran Polres Bangka Tengah akan berupaya dengan baik,” ucapnya kepada intrik.id di Kantornya, Jumat (3/2/2023).

    Ia mengatakan penempatan polisi di sekolah-sekolah merupakan program Polres Bangka Tengah sejak dulu.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Itukan program satu sekolah dua polisi. Jadi memang saat ini kami turunkan personil untuk menjaga anak-anak sampai mereka pulang dan dijemput orangtua,” jelasnya.

    Budi menghimbau agar masyarakat tidak perlu khawatir dan panik dengan isu penculikan ini. Ia juga menghimbau agar semua pihak bisa saling mengawasi.

    “Hati-hati terhadap orang asing, jaga anak dan anak tetangga kita. Untuk orang tua juga sempatkan untuk antar jemput anak. Dan untuk semua pihak mari kita jaga bersama suasa kamtibmas ini,” tutupnya.

    Sementara salah satu warga, Yani (38) mengaku sengaja tidak membiarkan anaknya sekolah lantaran tak bisa menjemput anaknya saat pulang.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Gara-gara ini (isu penculikan) saya takut dan sengaja tidak suruh anak saya sekolah karena saya tidak bisa jemput. Mungkin sampai pekerjaan saya selesai baru sekolah lagi,” ucapnya.(Erwin)

    Mungkin Suka Ini juga:
    KOBALORASI #4 Siap Guncang Alun-Alun Koba! Lima Malam Penuh Hiburan, UMKM, hingga Jejak Sejarah Kota

    KOBALORASI #4 Siap Guncang Alun-Alun Koba! Lima Malam Penuh Hiburan, UMKM, hingga Jejak Sejarah Kota

    26 Anak Muda Digembleng Jadi Barista, Bangka Tengah Bidik Lahirnya Pengusaha Kopi Baru

    26 Anak Muda Digembleng Jadi Barista, Bangka Tengah Bidik Lahirnya Pengusaha Kopi Baru

    Rapat Pertanggungjawaban APBD 2025 Hanya Dihadiri 18 Anggota DPRD Bangka Tengah

    Rapat Pertanggungjawaban APBD 2025 Hanya Dihadiri 18 Anggota DPRD Bangka Tengah

    Ironi Hari Anak Nasional, Bocah 6 Tahun di Sungaiselan Ditemukan Kurang Gizi dan Tinggal di Rumah Tanpa Listrik

    Ironi Hari Anak Nasional, Bocah 6 Tahun di Sungaiselan Ditemukan Kurang Gizi dan Tinggal di Rumah Tanpa Listrik

    Jalan Kulur-Lubuk Besar Gelap Gulita, Warga Keluhkan Kecelakaan Kerap Terjadi

    Jalan Kulur-Lubuk Besar Gelap Gulita, Warga Keluhkan Kecelakaan Kerap Terjadi

    Satu Orangtua Asuh Dampingi Satu Keluarga, Wabup Bangka Tengah Dorong Gerakan Bersama Cegah Stunting

    Satu Orangtua Asuh Dampingi Satu Keluarga, Wabup Bangka Tengah Dorong Gerakan Bersama Cegah Stunting