Gegara Gas Langka, Emi Tak Bisa Masak Lauk untuk Lebaran

    Foto ilustrasi gas langka (net)

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Warga asal Desa Penyak, Emi mengaku tak bisa memasak lauk untuk disantap saat lebaran Idul Adha besok, Kamis (29/6/2023) karena kehabisan gas LPG.

    Bahkan, ia mengaku sudah berkeliling mencari gas tersebut, namun tak ada yang menjual.

    “Nyampai kurau nyarinya, gak ada yang jual gas LPG 3 Kg. Bingung mau cari dimana. Padahal besok lebaran, toko juga pada tutup. Gak masak daging saya, ” ucapnya kepada intrik.id, Rabu (28/6/2023).

    “Kalaupun ada pasti sudah mahal dijual eceran. Tapi gak masalah sebenarnya, yang penting ada. Karena kalau 12 Kg terlalu mahal buat keluarga kami,” lanjutnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ibu satu orang anak itu juga mengaku, kejadian seperti sering terjadi menjelang lebaran. Hal ini juga memicu beberapa bahan pokok termasuk daging.

    “Gas emang sering langka di Penyak kalau menjelang lebaran. Ditambah lagi harga bahan pokok pasti naik. Double, ” ujarnya.

    Ema juga menyebutkan, jika tetangganya sampai menumpang masak di tetangga lain karena kelangkaan gas ini.

    “Saking langka gas di Penyak, orang sampai numpang masak di tetangga. Iya kalau tetangga sedang ada, kalau sama-sama gak ada gimana. Gigit jari bareng gitu, ” tegasnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ema berharap, adanya Pengendalian yang dilakukan oleh pemerintah mengingat pemerintah sendiri yang bilang bahwa stok gas aman menjelang Idul Adha ini.

    “Kemaren pemerintah sendiri yang bilang aman. Sekarang buktinya langka. Tolong dong Pengendalian untuk gas,” katanya.

    Sementara itu, Ketua LBH Milenial Bangka Tengah Dodoy menduga, ada permainan tentang kelangkaan gas LPG 3 Kilogram ini.

    “Pasti ada oknum yang bermain sampai-sampai gas saja bisa selangka ini. Bagaimana nasib masyarakat kecil yang mau meraya Idul adha. Harusnya ada sidak ke semua agen, ” ucapnya kepada intrik.id.

    Dodoy menyebutkan, kelangkaan ini akan terus terjadi jika tidak ada Pengendalian dan ketegasan oleh Pemerintah untuk menindaklanjuti kasus kelangkaan gas ini.

    “Kalau pemerintah saja acuh, gak ada sidak, gak liat stok juga di agen dan tidak menindak oknum-oknum nakal, ya pasti ulang terus setiap tahunnya, ” ujarnya.

    Dodoy menegaskan, pihaknya akan melaporkan setiap orang yang melakukan kecurangan dan merugikan masyarakat terutama di desa Penyak ini. (Erwin)

     

    Mungkin Suka Ini juga:
    Aksi Heroik Berujung Duka, ABK KM Kenanga Indah Ditemukan Meninggal Setelah Terjun Selamatkan Rekan

    Aksi Heroik Berujung Duka, ABK KM Kenanga Indah Ditemukan Meninggal Setelah Terjun Selamatkan Rekan

    Niat Menolong Rekan Berujung Hilang Bersama, Dua ABK Terseret Arus di Perairan Lubuk Besar

    Niat Menolong Rekan Berujung Hilang Bersama, Dua ABK Terseret Arus di Perairan Lubuk Besar

    Ironi Hari Anak Nasional, Bocah 6 Tahun di Sungaiselan Ditemukan Kurang Gizi dan Tinggal di Rumah Tanpa Listrik

    Ironi Hari Anak Nasional, Bocah 6 Tahun di Sungaiselan Ditemukan Kurang Gizi dan Tinggal di Rumah Tanpa Listrik

    BREAKING NEWS: Siswa SMA Kelas XII di Sungaiselan Meninggal Dunia

    BREAKING NEWS: Siswa SMA Kelas XII di Sungaiselan Meninggal Dunia

    Pekerja Tewas Terjatuh saat Pasang Plafon Proyek KDMP Simpang Katis

    Pekerja Tewas Terjatuh saat Pasang Plafon Proyek KDMP Simpang Katis

    BREAKING NEWS: Truk Bermuatan Beras Terlibat Kecelakaan di Tanjakan Jelutung 1, Pengendara Motor Meninggal Dunia

    BREAKING NEWS: Truk Bermuatan Beras Terlibat Kecelakaan di Tanjakan Jelutung 1, Pengendara Motor Meninggal Dunia