
“Dari lidik kami ada dari masyarkat Desa Batu Beriga dan ada juga pihak luar. Dia mengambil pasir di pinggir pantai dan hutan deket pantai dan merusak pantai. Dia bilang lahan sendiri dan ada yang di pantainya,” jelasnya.
Safril melanjutkan, pasir-pasir tersebut nantinya akan ditampung dan diangkut menggunakan mobil truk yang kemudian dijual kembali ke penampung besar.