Eks Lapangan Golf PT Timah Disulap Jadi Ruang Hijau, Warga Mentok: Bisa Jadi Ruang Publik

    Sebab, semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam penghijauan, semakin besar pula peluang tumbuhnya kepedulian terhadap lingkungan.

    “Semakin banyak tanaman hayati yang ditanam, semakin banyak manfaat dan kebutuhan yang bisa dirasakan seluruh lapisan masyarakat. Ini merupakan edukasi pentingnya mencintai lingkungan sekitar,” ujarnya.

    Kegiatan tersebut juga melibatkan pelajar. Bagi mereka, menanam pohon bukan sekadar aktivitas seremonial, tetapi menjadi pengalaman langsung untuk belajar tentang kepedulian sosial dan lingkungan.

    Safa, siswi SMP Negeri 3 Mentok, turut ambil bagian dalam penanaman pohon. Ia mengatakan kegiatan tersebut sejalan dengan aktivitas ekstrakurikuler yang diikutinya melalui Palang Merah Remaja (PMR).

    “Ini merupakan bagian dari pembelajaran di sekolah. Saya mengikuti ekstrakurikuler PMR yang merupakan bagian dari relawan PMI. Kegiatan ini menjadi bentuk aksi sosial dan kepedulian kami terhadap lingkungan sekitar,” katanya.

    Keterlibatan pelajar seperti Safa menunjukkan bahwa penghijauan juga dapat menjadi ruang pembelajaran di luar kelas. Mereka tidak hanya mendengar tentang pentingnya menjaga lingkungan, tetapi ikut melakukan aksi nyata.

    “Double Sehat” untuk Warga Mentok

    Bagi Fika, warga Pal 2 sekaligus instruktur senam Java Air Club, kegiatan tersebut memberikan manfaat yang berlapis.

    Masyarakat diajak menjaga kesehatan tubuh melalui olahraga, kemudian diajak menjaga kesehatan lingkungan melalui penanaman pohon.

    “PT Timah mengajak masyarakat hidup sehat dengan senam sehat untuk menjaga kebugaran tubuh, kemudian dilanjutkan dengan menjaga lingkungan agar tetap sehat melalui penanaman pohon. Jadi, hari ini benar-benar double sehat,” ujar Fika.

    Pages: 1 2 3
      Ikuti kami di Facebook