
Erwin menjelaskan bahwa usulan memasukkan olahraga E-Sport juga didorong dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indarparawansa.
“Ini merupakan permintaan Gubernur agar mengakomodir olahraga yang milenial yakni E-Sport mengingat olahraga ini sudah sangat mendunia. Maka dari itu sebagai tuan rumah, mungkin ini sebagai hak preogatif tuan rumah yang mengajukan satu cabor atau lebih,” katanya.
Selain itu, menurut Erwin, Jawa Timur merelakan Boling tidak dipertandingkan meskipun peluang medali emas cukup besar di cabang olahraga ini.
Beberapa masukan untuk olahraga E-Sport yang nampaknya menerima untuk dipertandingkan di Jawa Timur memperkuat kemungkinan digelarnya cabor baru ini di Porwanas Jatim yang dipastikan akan digelar Oktober 2022 di Malang Raya.