
“Disklaimer dulu ini belum dipastikan bahan peledak atau tidak. Namun karena SOP harus melakukan disposal terlepas itu bom atau tidak,” ucapnya kepada intrik.id.
Ardi menceritakan awal mulai penemuan itu saat sepasang suami istri sedang berjalan menuju rumahnya di jalan listri lewat belakang pasar Moderen. Isitrinya, lalu melihat jendolan besi yang terangkat yang akhirnya menyuruh suaminya untuk menggali.
“Saat digali ternyata besi yang berat sekitar 3 kilogram dan dibawa pulang untuk dijual ke tukang rongsok. Namun sudah 4 hari, tukang rongsok tak datang sampai akhirnya ada mantan anggota brimob yang melihat dan bilang itu seperti bom,” jelas Ardi.