
Senator asal Bengkulu ini juga berharap akan ada modernisasi persenjataan yang digunakan oleh para prajurit TNI dalam menjaga keutuhan negara.
“Memang faktanya di satu sisi kita harus bangga bahwa kekuatan militer Indonesia pada 2020 berada di posisi 16 dari 137 negara. Indonesia nomor 1 di ASEAN, mengungguli Singapura dan Malaysia. Adapun keunggulan diukur dari personel dan jumlah alat utama sistem senjata (alutista), akan tetapi dalam hal modernisasi persenjataan kita masih ketinggalan,” ujarnya.
Sultan juga menambahkan atas gugurnya Kepala Badan Intelijen Daerah Papua Brigadir Jenderal I Gusti Pustu Danny Nugraha karya yang ditembak oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Menurutnya negara melalui militer yang dimiliki tidak boleh kalah oleh kelompok separatis apapun yang menganggu dan mengancam kedaulatan NKRI.
“Saya ingin Militer Indonesia kembali menjadi punggawa utama dalam menjaga keutuhan NKRI. Kedepan tidak boleh lagi toleransi terhadap KKB yang selama ini sangat meresahkan masyarakat yang telah banyak menciptakan korban jiwa,” tegasnya.