
INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Pemerintah kabupaten Bangka Tengah akhirnya meresmikan gedung perpustakaan daerah Bangka Tengah di Komplek eks PT Kobatin, Kelurahan Padang Mulia, Koba, Rabu (28/2/2024).
Sebelumnya, peresmian ini dijadwalkan Januari 2024 kemarin karena pembangunannya sudah selesai sejak Desember 2023 lalu.
Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman mengatakan, peresmiannya sengaja ditunda hingga Februari karena bertepatan dengan hari jadi Bangka Tengah ke 21 tahun.
“Jadi memang kita ambil februari di momentum HUT Kabupaten Bangka Tengah ke 21 biar lebih meriah lagi,” ucapnya.
Algafry juga menyebutkan, jika seluruh proses pemenuhan koleksi buku dan stadarisasi perpustakaan digital akan dilengkapi secara bertahap.
“Kalau kita gak bisa menarik minat ya kita gagal meningkatkan literasi, makanya sarana, prasarana dan gedungnya harus terlihat megah dan harus menarik minat masyarakat,” ungkapnya.
Algafry berharap, dengan adanya gedung perpustakaan ini bisa menambah literasi dan minat baca masyarakat sekaligus memahami apa yang dibaca oleh masyarakat.
Sementara itu, Plt Kepala Perpustakaan Republik Indonesia mengatakan E. Aminudin Azis bantuan DAK (Dana Alokasi Khusus) Fisik Gedung perpustakaan untuk memberikan layanan perpustakaan sampai ke pelosok serta meningkatkan literasi masyarakat.
“Kami memberikan 520 miliar untuk bantuan perpustakaan di seluruh indonesia dan provinsi Bangka Belitung sendiri sudah mendapatkan bantuan 3 gedung perpustakaan dan 2 rehabilitasi gedung dan pengajuan di belitung dan belitung timur,” jelasnya.
Aminudin juga menyebutkan, jika memang masih belum lengkap sarana, prasarana, koleksi buku dan fasilitas lainnya bisa diajukan kembali ke Dinas Perpustakaan RI.
“Kami memang sedang mengembangkan lebih banyak karena kami baru bangun 185 gedung di Indonesia. Jadi kabupaten manapun yang ingin perpustakaannya benar-benar standar nasional kami akan bantu untuk menambah literasi kita,” ungkapnya.
“Selain fisik, nanti ada non fisik juga. Intinya jika untuk menambah literasi masyarakat serta memberikan pelayanan ke masyarakat maka kami komitmen membangun perpustakaan sesuai standarnya,” lanjutnya.
Aminudin berharap, dengan adanya gedung perpustakaan baru sesuai standar di Bangka Tengah dapat menambah literasi masyarakat Bangka Tengah dan menjadikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.