
Menurut Gandhi, selain menggandeng pihak swasta, solusi praktis yakni mendorong hadirnya TPA regional atau relokasi TPA, yang juga menjadi terobosan dalam pengelolaan sampah di Kota Pangkalpinang.
“Persoalannya sudah beberapa kali ada wacana tesebut, namun selalu ditolak masyarakat setempat. Untuk solusi lainnya kita juga mendorong pemerintah memberikan insentif atau kompensasi ke masyarakat sekitar TPA Parit enam yang terdampak. Bisa berupa pembebasan retribusi sampah, insentif pajak atau bantuan tunai,” ucapnya.
RDP tesebut juga dihadiri Plt Sekda atau Kadis PUPR, Kadis DLH, Plt. Kasatpol PP Kota dan Sekban Bakueda Kota Pangkalpinang beserta jajarannya.(adv)