Dari Simpang Mak Janda Menjadi Simpang Tanjak, Ikon Baru Sawang Laut yang Hidupkan Identitas Melayu dan UMKM

    Menariknya, dampak pembangunan gerbang ini tidak hanya berhenti pada aspek budaya.

    Lokasi yang berada di persimpangan strategis menuju permukiman warga dan kantor desa kini mulai berkembang menjadi ruang publik baru. Warga memanfaatkan kawasan tersebut untuk berkumpul, beraktivitas, hingga membuka usaha kecil.

    Saat musim durian tiba, kawasan Simpang Tanjak bahkan kerap berubah menjadi pusat keramaian yang menghadirkan peluang usaha bagi masyarakat sekitar.

    “Ada efek ekonomi yang mulai terasa. Warga bisa berjualan di sekitar lokasi dan kawasan ini menjadi tempat berkumpul masyarakat. Secara tidak langsung ikut menggerakkan ekonomi desa,” ujar Jefrizal.

    Bagi Sawang Laut, Simpang Tanjak bukan hanya gerbang desa. Kehadirannya menjadi simbol perubahan, dari sekadar persimpangan biasa menjadi landmark yang memperkuat identitas budaya sekaligus membuka peluang ekonomi baru.

    Pages: 1 2 3
      Ikuti kami di Facebook