
INTRIK.ID, BABEL – Selama ini guru dikenal sebagai pengajar di ruang kelas. Namun melalui Program Literasi Guru yang digagas PT Timah (Persero) Tbk, para pendidik kini didorong untuk melangkah lebih jauh: menjadi penulis yang mampu menyebarkan gagasan dan pengalaman mereka kepada publik.
Program yang dilaksanakan sepanjang 2025 ini telah menjangkau 90 guru dari jenjang SD, SMP, SMA, hingga SMK di wilayah operasional PT Timah. Tidak sekadar memberikan pelatihan menulis, program ini juga membuka ruang bagi para guru untuk mengembangkan budaya literasi dan meningkatkan kompetensi profesional di tengah tuntutan dunia pendidikan yang terus berkembang.
Bagi Diki, guru SD Negeri 5 Jebus, program tersebut menjadi pengalaman yang membuka perspektif baru tentang pentingnya kemampuan menulis bagi seorang pendidik.
“Materinya sangat bermanfaat. Kami belajar bagaimana menulis karya ilmiah populer dengan baik dan benar. Ini menjadi bekal yang bisa diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar maupun dibagikan kepada rekan guru lainnya,” ujarnya.