
Sementara itu, SMAN 1 Pangkalpinang mengintegrasikan edukasi pasar modal ke dalam pembelajaran ekonomi. Praktisi pasar modal hadir langsung sebagai narasumber sehingga siswa dapat mengenal investasi melalui proses belajar di kelas.
Tidak hanya siswa, para guru di sekolah tersebut juga telah mengikuti Program Guruku Investor Saham dan menjadi investor aktif.
Pendekatan berbeda dilakukan SMAN 1 Namang. Jika sebagian besar program edukasi menyasar pelajar, sekolah ini justru melibatkan para wali murid dalam kegiatan literasi investasi.
Konsep tersebut didasari keyakinan bahwa pemahaman investasi yang baik harus tumbuh dari lingkungan keluarga. Ketika orang tua memahami investasi yang aman dan legal, mereka dapat menjadi pendamping sekaligus pendorong bagi anak-anak dalam merencanakan masa depan keuangan.