Dari Kelekak Bangka, Pengurus OSIS SMKN 1 Mendo Barat Ditempa Jadi Pemimpin Hijau

    INTRIK.ID, BANGKA – Kepemimpinan bukan hanya soal kemampuan mengatur orang lain. Seorang pemimpin juga dituntut memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan berani membawa perubahan positif.

    Pesan itu menjadi salah satu materi utama dalam Latihan Dasar Kepemimpinan Organisasi (LDKO) OSIS SMK Negeri 1 Mendo Barat Tahun 2026 yang digelar di kawasan Kelekak Bangka, Desa Zed, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka, Kamis (5/11/2026).

    Berbeda dari pembelajaran organisasi di dalam kelas, kegiatan ini memanfaatkan alam terbuka sebagai ruang belajar. Green Leadership Indonesia bersama Komunitas Kelekak Bangka turut mendukung pelaksanaan kegiatan yang dirancang untuk membangun karakter kepemimpinan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemampuan bekerja sama para pengurus OSIS.

    Ahmad Juliyanta dari Green Leadership Indonesia hadir membawakan materi bertema Kepemimpinan Pemuda Hijau. Ia menekankan bahwa pemimpin yang baik tidak cukup hanya pandai memberikan arahan, tetapi harus mampu menjadi teladan, menjaga integritas, mengambil keputusan, dan menggerakkan orang lain.

    “Seorang pemimpin tidak hanya bertugas mengatur organisasi, tetapi harus mampu menggerakkan orang lain, membangun kerja sama tim, menyelesaikan masalah, dan menciptakan perubahan positif,” ujar Ahmad.

    Ia juga mengajak para peserta melihat kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab kepemimpinan. Hal sederhana seperti mengurangi sampah plastik, melakukan penghijauan, hingga menjaga kelestarian hutan dinilai perlu menjadi perhatian generasi muda.

    Materi berikutnya disampaikan Andre Z dari Komunitas Kelekak Bangka. Ia memperkenalkan kekayaan alam dan budaya kawasan Kelekak Bangka, mulai dari nilai ekologis kelekak, keanekaragaman hayati lokal, hingga kearifan masyarakat Bangka dalam menjaga lingkungan.

    “Pelestarian alam bukan tugas satu pihak saja, melainkan tanggung jawab kita bersama, lintas generasi. Mengenal Kelekak Bangka berarti mencintai identitas daerah kita sendiri,” ungkap Andre.

    Pembina OSIS SMKN 1 Mendo Barat, Nina Novita Sari, S.Pd., menyambut positif pembelajaran di luar kelas tersebut. Menurutnya, pengalaman belajar langsung di alam terbuka memberikan suasana dan pemahaman berbeda bagi para siswa.

    Ia berharap kegiatan LDKO dapat memperkuat kekompakan pengurus OSIS, mendorong kreativitas, serta melahirkan gagasan positif untuk kemajuan sekolah.

    “Kami berharap melalui LDKO ini para pengurus OSIS dapat semakin kompak, berkreativitas, dan melahirkan gagasan-gagasan positif untuk kemajuan sekolah. Semangat kepemimpinan yang dibangun hari ini dapat terwujud dalam kegiatan-kegiatan nyata di sekolah maupun lingkungan masyarakat,” harap Nina.

    Melalui kegiatan tersebut, Kelekak Bangka tidak hanya menjadi lokasi pelatihan organisasi, tetapi juga ruang bagi siswa untuk mengenal lebih dekat warisan alam dan budaya daerahnya.

    Ahmad Juliyanta dan Andre Z berharap para peserta membawa pulang lebih dari sekadar pengetahuan berorganisasi. Mereka diharapkan tumbuh menjadi generasi pemimpin yang berkarakter, berintegritas, serta memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

    Sebab, kepemimpinan masa depan bukan hanya tentang kemampuan menggerakkan manusia, tetapi juga kesadaran menjaga alam agar tetap dapat dinikmati generasi berikutnya.

      Ikuti kami di Facebook