
“Orang tua mendukung dan memotivasi saya untuk mendaftar. Alhamdulillah ternyata saya diterima dan orang tua pun ikut bangga,” ujar Aikal.
Aikal mengetahui informasi mengenai Program Kelas Beasiswa PT Timah dari gurunya di sekolah.
Setelah mendapat dukungan dari keluarga, ia mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan serius. Seleksi akademik menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapinya.
Untuk mempersiapkan diri, Aikal meningkatkan intensitas belajar dan berdiskusi dengan para alumni guna memperoleh gambaran mengenai proses seleksi dan materi yang akan dihadapi.
Kerja kerasnya akhirnya membuahkan hasil. Ia berhasil melewati seluruh proses seleksi dan memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan di Pemali Boarding School.
Menurut Aikal, program tersebut memberikan pengalaman baru dalam hidupnya. Selain mendapatkan kesempatan menempuh pendidikan yang lebih baik, ia juga bertemu dengan teman-teman dari berbagai daerah dan mulai belajar hidup lebih mandiri.
“Bisa sekolah di sini membuat saya punya banyak teman dan belajar mandiri. Program ini juga sangat membantu kondisi ekonomi keluarga,” tuturnya.
Menjalani pendidikan di asrama membuat Aikal harus beradaptasi dengan kehidupan yang jauh dari orang tua.
Namun, ia memilih menjadikan pengalaman tersebut sebagai bagian dari proses untuk tumbuh dan berkembang.
Semangat belajar dan keinginan untuk meraih cita-cita menjadi bekalnya menjalani hari-hari di Pemali Boarding School.