
INTRIK.ID – Klub raksasa Malaysia, Johor Darul Ta’zim (JDT), dijatuhi sanksi administratif oleh FIFA setelah gagal memenuhi penilaian kepatuhan wajib dalam mekanisme FIFA Clearing House. Nilai sanksinya relatif kecil, sekitar Rp24 juta, tetapi persoalan di baliknya menyangkut 31 perintah pembayaran kompensasi pelatihan pemain.
Berdasarkan pemberitaan media Malaysia, sanksi tersebut berupa pungutan administratif sebesar 2,5 persen dengan total sekitar 1.122 euro atau RM5.400.
Kasus ini berkaitan dengan pembayaran kompensasi pelatihan kepada klub-klub yang berkontribusi dalam pengembangan pemain sebelum mereka bergabung dengan JDT.
Dua transfer yang tercantum dalam dokumen kasus tersebut melibatkan penyerang asal Kolombia, Jorge Leonardo Obregon, yang direkrut dari klub Kroasia HNK Rijeka, serta penyerang kelahiran Brasil, Joao Figueiredo, yang berasal dari klub Turki RAMS Başakşehir.
Sebanyak 31 perintah pembayaran itu terdiri atas 21 perintah terkait Obregon dan 10 lainnya terkait Figueiredo.
Berdasarkan laporan media Malaysia, total kompensasi pelatihan yang terkait dengan 31 perintah pembayaran tersebut mencapai 44.878,68 euro atau sekitar RM215.000.