
Intrik.id – BYD M6 PHEV akan meluncur di pasar Indonesia. Daftar NJKB juga memberikan gambaran mengenai positioning model BYD M6 PHEV tersebut di pasar.
Ekspansi BYD di Indonesia memberikan sinyal baru lewat kemunculan kode kendaraan misterius dalam basis data pemerintah, yakni BYD M6 PHEV. Banyak yang menduga bahwa kode kendaraan tersebut mengarah pada BYD M6 versi Plug-in Hybrid Electric Vehicle. Hal ini cukup mengejutkan, mengingat M6 sebelumnya terkenal sebagai MPV berbasis listrik murni atau BEV.
Baca juga: BYD Sealion 05 DM-i Resmi Diperkenalkan, SUV Elektrifikasi dengan Efisiensi Tinggi
Sinyal kemunculan M6 PHEV menjadi penting, sebab menandakan bahwa perusahaan tidak hanya berfokus pada kendaraan listrik murni saja. Munculnya kode baru BYD mengisyaratkan adanya arah pegembangan lain yang tengah disiapkan. Hal ini semakin memperkuat dugaan bahwa pabrik asal Tiongkok tersebut sedang memperluas strategi elektrifikasi di pasar Indonesia.
Sebenarnya, sinyal kemunculan BYD PHEV di Indonesia semakin jelas setelah model tersebut tercantum dalam NJKB atau Nilai Jual Kendaraan Bermotor 2026. Data ini tercatat di lampirannya Peraturan Menteri Dalam Negeri dengan Nomor 11 2026. Di dalamnya memuat dasar pengenaan pajak kendaran bermotor.
Lebih lanjut, dokumen tersebut mencantumkan kodenya MEH yang diduga mengarah pada mobil berteknologi plug-in hybrid electric vehicle (PHEV). Setelah itu, muncul spekulasi kuat bahwa model terkait akan segera hadir di pasar Indonesia.