
Ia mengatakan awalnya buku tersebut hanya berupa naskah sejarah yang ditulis oleh tim perumus yang dibentuk oleh BPP-MAS sebelumnya dan kemudian disempurnakan kembali oleh Madania Center Babel dalam bentuk buku agar mudah dibaca dan dipahami oleh masyarakat banyak.
“Adanya dorongan kuat untuk membantu perihal tersebut, disamping kekuatan moral keislaman yang terpatri dalam jiwa, maka kami berusaha memberikan yang terbaik secara konseptual, menggali data, fakta dan menyempurnakan tulisan tersebut,” ungkap Rusydi.