
Tingkat kecerahan hingga 650 nits serta perlindungan Panda Glass dengan ketahanan Mohs level 7 menjadi data penting yang memperkuat daya tahan layarnya. Layar tersebut memiliki rasio layar ke bodi sekitar 84,6 persen. Alhasil, tampilan konten terasa lega.
Kerapatan piksel di kisaran 264 ppi memang bukan yang tertinggi. Kendati begitu, sudah cukup memadai untuk konsumsi media sosial dan video harian. Perlindungan kaca yang kuat juga menambah nilai lebih untuk penggunaan jangka panjang.
Dari sisi performa, Blackview Color 6 mengandalkan chipset MediaTek Helio G81 fabrikasi 12 nm yang dirancang untuk efisiensi daya. Prosesor Octa-core dalam kombinasi Cortex-A75 dan Cortex-A55 berpadu GPU Mali-G52 MC2 untuk menangani aktivitas harian dengan stabil. RAM 8GB memastikan multitasking tetap lancar untuk aplikasi populer.
Perangkat ini menjalankan Android 15 dengan antarmuka DokeOS 4.1 yang menawarkan kustomisasi ringan dan tampilan bersih. Penyimpanan internal tersedia dalam opsi 128GB dan 256GB berbasis eMMC 5.1 yang masih dapat diperluas melalui slot microSDXC khusus. Kombinasi ini membuat sistem terasa cukup responsif untuk kelasnya.
Sektor kamera pada smartphone 4G ini mengandalkan sensor utama tunggal 50MP dengan dukungan PDAF dan perekaman video 1080p pada 30fps. Kamera depan 13MP juga mampu merekam video dengan resolusi yang sama untuk kebutuhan panggilan video. Secara kualitas, hasil foto tergolong standar namun konsisten di kondisi cahaya cukup.