
SUNGAILIAT, INTRIK.ID –– Pemerintah Kabupaten Bangka akui ada satu orang yang masih terdaftar sebagai ASN meskipun sudah lama berhenti. Hal tersebut diketahui setelah pemerintah pusat melalui BKN menerapkan program Pemutakhiran Data Mandiri (PDM) beberapa waktu lalu.
Bahkan dari program tersebut, BKN menemukan hampir 100 ribu ASN fiktif di Indonesia.
Kepala BKSDMD Bangka, Baharita mengatakan pihaknya saat ini sudah melakukan perbaikan data sehingga tidak masuk dalam sistem.