Belasan Tahun Mandek, Desa Bukit Layang dan Desa Rebo Ajukan Lagi Pemekaran Desa

    Foto: ist

    Sementara itu, Kades Redo, Fendi mendukung usulan warganya tersebut dan sudah menyampaikan ke pihak legislatif agar bisa ditindaklanjuti.

    “Kami sangat mendukung. Kami bahkan sudah menganggarkan untuk kantor desa Tanjung Ratu tapi karena belum digunakan jadi kami alihkan untuk posyandu,” ungkapnya.

    Sama halnya dengan Kades Bukit Layang, Andri, pihaknya juga mengaku siap membantu dalam proses pemekaran wilayahnya.

    “Kita sudah buatkan tapal batasnya, masyarakat juga sudah setuju jadi tidak ada hambatan lagi di masyarakat tinggal dari pihak pemerintahan saja,” ungkapnya.

    Sementara itu, pimpinan Rapat Dengar Pendapat, Marianto meminta agar ketua presidium kedua desa untuk membuat surat ke ketua DPRD Bangka dengan tembusan komisi.(int)

    Pages: 1 2 3Show All
      Ikuti kami di Facebook