
Ia mengatakan nilai bantuan rumah tersebut berbeda-beda setiap rumah sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan.
“Nilainya berbeda-beda ada yang 25 juta ada juga yang 40 juta. Jadi misalnya bantuan dari Baznas pusat 25 juta kita hanya menambahkan,” terang Nasir.
Ia mengatakan masih banyak masyarakat di Bangka yang masih tinggal di rumah tidak layak huni ataupun semi permanen.