
Ia tertarik dengan aktivitas KIP, pengelolaan lingkungan melalui artificial reef, hingga program pendidikan PT Timah.
“Yang paling menarik bagi saya adalah bagian penambangan di kapal isap, artificial reef, dan juga program beasiswa PT Timah di Pemali Boarding School yang memberikan kesempatan kepada para pelajar untuk meraih cita-cita,” katanya.
Menurut Gitta, pengalaman melihat langsung proses pertambangan memberikan pemahaman yang berbeda dibandingkan hanya mempelajarinya melalui teori.
Selama kegiatan, peserta Duta Minerba melihat bagaimana proses pertambangan, pengolahan, pengelolaan lingkungan dan program pemberdayaan masyarakat ditempatkan dalam satu rangkaian kegiatan perusahaan.
Program Duta Minerba Goes to Site 2026 yang melibatkan PT Timah dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tersebut menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal industri pertambangan secara langsung.
Bagi para peserta, pengalaman di lapangan tidak hanya memperlihatkan bagaimana timah diambil dari alam, tetapi juga bagaimana perusahaan menjalankan proses pascatambang dan berbagai program yang berkaitan dengan lingkungan serta masyarakat.(*)
Sumber: PT Timah Tbk