Algafry Ikuti Ruwah Kubur di Desa Keretak

    Lebih lanjut, Algafry menyebutkan pada tradisi Ruwah Kubur masyarakat juga membuka pintu rumahnya atau open house serta menyediakan aneka makanan dan minuman bagi para tamu.

    “Bukan hanya dari Desa Keretak dan Keretak Atas maupun desa-desa yang ada di Bangka Tengah, melainkan juga masyarakat dari kabupaten/kota lain bahkan masyarakat yang berasal Desa Keretak yang tinggal di luar Babel juga ikut bersuka cita serta mengunjungi kerabat atau keluarganya dalam perayaan ruwah kubur ini,” tuturnya.

    Ia juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah terus mendukung dan berupaya tradisi Ruwah Kubur ini bisa terus lestari hingga generasi-generasi selanjutnya.

    Kepala Desa Keretak, Ahmad Nurihsan mengungkapkan rasa syukurnya karena perayaan tradisi ruwah kubur ini dapat berjalan dengan lancar serta meriah.

    “Alhamdulillah, tradisi Ruwah Kubur ini berjalan dengan sangat meriah. Jadi tradisi Ruwah Kubur ini sendiri kita mulai dari pukul 05.30 yang mana masyarakat Desa Keretak dan Keretak Atas datang ziarah kubur serta mendoakan para orang tua, saudara, maupun kerabat, dan terakhir nganggung bersama di masjid,” jelas Ahmad.

    Pages: 1 2 3
      Ikuti kami di Facebook